Apa yang akan
kalian lakukan jika sedang teramat
sangat merindukan seseorang yang begitu berarti dalam hidup kalian? Mungkin
kalian pernah merasakannya. Sama seperti apa yang aku rasakan saat ini. Kawan-kawan,
dapatkah kalian mengetahui semua tentang aku dan dia? Begitu sering aku
ceritakan sosoknya yang begitu aku impi-impikan. Kalian boleh katakan aku
“lebay” malam ini. Karena memang mungkin aku terlalu alay untuk hal semacam
ini. Tapi kalian tau bagaimana aku selama ini menjalani hidup tiga tahun terakhir
penuh dengan masalah yang terus membayangi kemanapun aku melangkah. Hanya saja
malam ini, bukan itu yang aku permasalahkan.
Cinta,
seolah-olah membuat ku terus yakin untuk menjadi yang terbaik. Aku terus
mencari sesuatu yang sangat sulit kudapatkan. Dan hanya ada seseorang yang tau
itu apa. Seseorang yang terus membuatku mendambakan kehadirannya.
“Aku tak dapat membuang perasaan ini seperti yang
kau inginkan. Dan aku mengerti, semua yang kau lakukan itu benar. Kau juga
berusaha menjadi seorang wanita yang terbaik. Aku sangat menghargai itu. Tapi
aku hanyalah seseorang yang berpikir kekanak-kanakan, menganggap ini adalah
sebuah lelucon ketika kita bersama-sama dimasa lalu. Kini aku benar-benar tidak
sanggup menahan perasaan ini setelah benar-benar kehilangan dirimu. Aku tak
bisa menemukan jejakmu lagi. Kau benar-benar pergi dari hidupku. Semua nomer
telah beberapa kali ku coba untuk menghubunginya, tapi tetap saja semua nomermu
sudah tidak aktif. Dulu aku berusaha agar menjaga dirimu tetap dalam jangkauanku.
Aku berikan nomermu kepada seseorang yang semahram denganmu, seperti yang kamu
mau. Aku berharap dari mereka agar aku bisa tau keadaanmu saat ini.
Fa, kamu ingatkan apa yang pernah aku katakan
sama kamu? “dalam menjalani hidup ini aku hanya mencari kebahagiaan, dan
kebahagiaan terindah itu adalah kamu”. Itulah yang aku cari selama ini. Dan aku
tak hanya sekedar berkata-kata,selama ini aku berusaha untuk mewujudkan itu.
Kamu pernah berkata, “carilah yang lebih baik dari saya, karena diluar sana
masih banyak wanita yang jauh lebih baik dari saya”. Aku telah melakukan itu
dan sampai saat ini aku belum juga menemukan seperti perkataanmu. Aku tlah
berputus asa, karena bagaimanapun dirimu yang tetap menjaga hatiku. Dirimu
slalu yang ada dihatiku. Fa, aku hampir selesai dengan urusanku. Dan aku
bersungguh-sungguh ketika berjanji kepadamu untuk menemuimu sampai pada waktu yang telah kita tentukan.
Fa, waktuku hanya tinggal 2 tahun lagi untuk menepati janji itu. Aku sudah
mempersiapkan untuk semua itu fa.
Aku mengerti fa, semua ini memang berawal dari
kesalahanku. Aku memang payah fa, aku akui itu. Aku mohon fa, beri aku
kesempatan untuk mewujudkan semua. Beri aku kesempatan untuk bisa sampai pada
waktu itu. Semua orang tau, aku hanya berharap bersamamu...”
Aku sangat
merindukanmu,...!!